Puisi | Api Yang Tahan Menyerah

Api orang-orang yang tidak menyerah

Di bawah langit, lautan api,
Dengan warna oranye dan kuning, mereka mempertaruhkan klaim mereka.
Seribu suara, berani dan cerah,
Protes yang lahir dari malam yang bayang-bayang.

Spanduk mereka bergelombang, ganas dan bebas,
Sebuah nyala harapan, laut yang mengaum.
Setiap langkah yang mereka ambil, percikan menyala,
Sebuah paduan suara naik ke ketinggian.

Matahari di atas, kerabat mereka yang diam,
Cahaya keemasannya mengalir jauh ke dalam.
Itu menyalakan api mereka, itu memberi makan tangisan mereka,
Cermin nyala api di tempat tinggi.

Tangan mereka terangkat, hati mereka berkobar,
Permadani sinar matahari.
Mereka berbaris sebagai satu, seni hidup,
Sebuah mahakarya hati manusia.

Jalanan yang mereka injak, kanvas lebar,
Dengan setiap langkah, warnanya berubah.
Oranye untuk keberanian, kuning untuk cahaya,
Bersama-sama mereka menantang malam tanpa akhir.

Dan meskipun dunia mungkin mencoba meredupkan,
Api mereka tidak akan pernah memudar, juga tidak langsing.
Karena di dalam hati mereka, matahari membakar,
Kekuatan yang tidak dapat dibalikkan oleh kekuatan.

Jadi biarkan mereka bangkit, biarkan mereka bersinar,
Protes sengit, cinta ilahi.
Dalam oranye dan kuning, mereka berdiri sebagai satu,
Api yang pantang menyerah, di bawah matahari.

Ikuti kami di bluesky
@futurekeepers.world